posted by : Fahrur Rozi
Penggunaan Rumus MS Excel | Microsoft Office Excel memang dikenal dengan penggunaan rumus-rumus atau formula dalam lembar kerjanya. Penggunaan rumus yang efektif akan memudahkan kita dalam membuat laporan pekerjaan dengan menggunakan MS Excel. Formula atau rumus MS Excel adalah keunggulan tersendiri untuk aplikasi ini, dengan kemampuannya dalam mengolah data melalui perhitungan matematis yang sangat beragam fungsinya.
Operator Matematika dalam Excel
Operator Matematika dalam Excel
Sebelum kita bicara lebih juh tentang berbagai mcacam formula dalam Exel, terlebih dahulu kita mengetahui operator Matematis dalam MS Excel. Karena seperti yang kita ketahui, MS Excel memang sangat diunggulkan dalam menampung data-data yang bersifat numerik.
1. + (ikon plus), digunakan untuk Penjumlahan contoh A1+A2
2. – (ikon minus), digunakan untuk Pengurangan contoh A3-A4
3. * (ikon bintang),digunakan untuk Perkalian contoh A5*A6
4. / (ikon garis miring), digunakan untuk Pembagian contoh A7/A8
5. ^ (ikon caret) digunakan untuk Pangkat contoh A9^2
6. % (ikon persen) digunakan untuk Prosentase contoh C2%
1. + (ikon plus), digunakan untuk Penjumlahan contoh A1+A2
2. – (ikon minus), digunakan untuk Pengurangan contoh A3-A4
3. * (ikon bintang),digunakan untuk Perkalian contoh A5*A6
4. / (ikon garis miring), digunakan untuk Pembagian contoh A7/A8
5. ^ (ikon caret) digunakan untuk Pangkat contoh A9^2
6. % (ikon persen) digunakan untuk Prosentase contoh C2%
Berikut contoh penggunaan rumus standar
Belajar Mc Office Exel
catatan :
Jikatakut salah jika mengetikkan atupun Anda malas untuk mengetikkan cell yang mewakili data perkalian, maka Anda bisa hanya dengan meng-klik cell tempat data tersebut berada.
Jikatakut salah jika mengetikkan atupun Anda malas untuk mengetikkan cell yang mewakili data perkalian, maka Anda bisa hanya dengan meng-klik cell tempat data tersebut berada.
Belajar Mc Office Exel
Dan setelah rumus dikolom pertama sudah selesai dan anda ingin meberuskannya kekolom selanjutnya maka anda cuku meletakkan kusor di pojok kanan bawah higga kursor berubh menjadi (+) lalu tarik kebawah.
Rumus MS Excel dan Pembagian Fungsinya
Formula / rumus di dalam MS Excel Secara garis besar, mungkin dapat dibagi menjadi tiga, yaitu Rumus Matematis, Logika, dan Statistik.
Rumus Matematika
Formula / rumus di dalam MS Excel Secara garis besar, mungkin dapat dibagi menjadi tiga, yaitu Rumus Matematis, Logika, dan Statistik.
Rumus Matematika
Mungkin Anda mulai bingung, sejak kapan muncul rumus matematik di MS Excel. Sebenarnya ini cuma istilah saya sendiri, karena dengan rumus ini kita akan dihadapkan pada penjumlahan dan sebagainya. Ketika terkait dengan penjumlahan, perkalian, dan lain-lain, otak saya langsung tertuju pada pelajaran Matematika di mana saya sendiri tidak pernah mendapatkan nilai B. Cukup mengenaskan. Jadi saya harap pembaca harus setuju dengan istilah saya sendiri.
1. SUM
SUM adalah rumus yang digunakan dalam proses penjumlahan. Contoh : =SUM(B2:C2) dengan demikian kolom yang kita tempatkan rumus ini akan mengeluarkan nominal angka hasil penjumlahan dari cell B2 danE2.
SUM adalah rumus yang digunakan dalam proses penjumlahan. Contoh : =SUM(B2:C2) dengan demikian kolom yang kita tempatkan rumus ini akan mengeluarkan nominal angka hasil penjumlahan dari cell B2 danE2.
2. SUBTOTAL
SUBTOTAL berfungsi untuk pengurangan, pembagian, perkalian, rata-rata (prosentase) dan lain-lain. Contoh : =SUBTOTAL(FUNGSI;REFRENSI_1;REFRENSI_2) maka akan terlihat seperti =SUBTOTAL(9;A5;A10). Dengan demikian, rumus ini akan menampilkan hasil total dari penjumlahan (karena kode 9 dikenal sebagai fungsi SUM dalam Formula SUBTOTAL) dari cell A5 dan A10.
SUBTOTAL berfungsi untuk pengurangan, pembagian, perkalian, rata-rata (prosentase) dan lain-lain. Contoh : =SUBTOTAL(FUNGSI;REFRENSI_1;REFRENSI_2) maka akan terlihat seperti =SUBTOTAL(9;A5;A10). Dengan demikian, rumus ini akan menampilkan hasil total dari penjumlahan (karena kode 9 dikenal sebagai fungsi SUM dalam Formula SUBTOTAL) dari cell A5 dan A10.
Rumus Statistik
1. Average
Rumus ini berfungsi untuk menampilkan nilai rata-rata. Contoh : =AVERAGE(D2;D3;D4). Setelah itu akan muncul nilai rata-rata dari kolom D2 sampai D4.
Rumus ini berfungsi untuk menampilkan nilai rata-rata. Contoh : =AVERAGE(D2;D3;D4). Setelah itu akan muncul nilai rata-rata dari kolom D2 sampai D4.
2. Count
Count digunakan untuk menghitung banyaknya data argumen. Untuk rumus ini biasnya disinkronisasikan dengan Logical test. Contoh =COUNT(value1;value2)
Count digunakan untuk menghitung banyaknya data argumen. Untuk rumus ini biasnya disinkronisasikan dengan Logical test. Contoh =COUNT(value1;value2)
3. Max
Dengan rumus ini kita dapat mengetahui jumlah nilai tertinggi/maksimal dalam suatu kumpulan cell. Contoh =MAX(B2;B10)
Dengan rumus ini kita dapat mengetahui jumlah nilai tertinggi/maksimal dalam suatu kumpulan cell. Contoh =MAX(B2;B10)
4. Min
Sedangkan rumus MIN adalah kebalikan dari rumusa MAX tadi.
Rumus Logika (logical)
Sedangkan rumus MIN adalah kebalikan dari rumusa MAX tadi.
Rumus Logika (logical)
1. IF
Penggunaan rumus pada microsoft excel akan memudahkan anda dalam pengoperasian data sesuai dengan kebutuhan anda. Salah satu rumus yang dapat anda pergunakan adalah if.
Penggunaan rumus pada microsoft excel akan memudahkan anda dalam pengoperasian data sesuai dengan kebutuhan anda. Salah satu rumus yang dapat anda pergunakan adalah if.
If merupakan suatuu kode yang digunakan untuk menyatak suatu kondisi. Biasa nya if diiringi dengan jawaban true atau false atau juga biasa diiringi denan kalimat yang menyatakan benar ataupun salahnya suatu kondisi yang diyatakan oleh if.
Sehingga dengan menggunakan rumus logical test akan papat membantu anda dalam memberikan suatu nilai ataupun keputusan yang tepat sesuai dengan perhitungan matematis.
Berikut conot dalam penggunaan if didalam Mc Office Exel :
Berikut conot dalam penggunaan if didalam Mc Office Exel :
1. Langkah pertama anda dapat membuka program Microsoft excel, baik yang sudah memiliki data atau anda dapat membuat tabel pada worksheet baru , misalnya tabel yang menyatakan lulus atau tidak lulus.
2. Setelah itu anda dapat memasukan rumus logika, misalnya akan menerapkan suatau kondisi dimana siswa yang mendapatkan nilai diatas 7 maka dinyatakan ‘LULUS’ sedangkan siswa yang mendapatkan nilai dibawah 7 maka dinyatakan ‘TIDAK LULUS’, maka untuk permasalahan seperti itu anda dapat membuat contoh logika simpel =IF(D3>70,”LULUS”,”TIDAK LULUS”)
3. Sedangkan apabila anda memiliki dua data, misalnya saja pada laporan elajar siswa, yang didalam laporan terdapat dua nilai, yaitu nilai UTS dan nialai UAS, dan anda ingin mencari nilai rata – rata niali tersebut dan yang memiliki niali rata – rata diatas 7 dinyatakan lulus. Maka anda dapat menggunakan rumus seperti ini =IF((D3+E3)/2>=69,”LULUS”,”TIDAK LULUS”
Belajar Mc Office Exel
Dengan memahami fungsi rumus IF maka anda dapat memulai mengerjakan hal lain yang ternyata pas jika diterapkan dengan rumus seperti ini sehingga membantu anda dalam pengoperasian yang lebih cepat.





No comments:
Post a Comment